Tidak Melulu Soal Meracik Obat, Ketahui Fakta tentang Jurusan Farmasi!

Dalam era digital saat ini, popularitas persaingan kerja semakin ketat terlebih di situasi pandemi yang mengharuskan kita untuk dapat beraktivitas di dalam rumah. Bermula dari kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan hingga banyak para pencari kerja yang siap untuk bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya sehingga persaingan kerja di berbagai bidang semakin ketat, termasuk di dunia kesehatan. Dalam dunia medis tidak hanya dokter saja yang berperan penting. Salah satu cabang ilmu Kesehatan yang memiliki fokus utama dalam mempelajari seluk beluk mengenai obat obatan  yaitu Farmasi.

Farmasi merupakan kombinasi ilmu Kesehatan dan ilmu kimia yang didalamnya mempelajari mengenai peracikan obat – obatan. Tentunya, mahasiswa yang mengambil jurusan farmasi ini nantinya akan dipersiapkan untuk menjadi peracik obat atau sebutan umumnya dikenal sebagai apoteker yang memiliki keahlian khusus. Selain itu, mahasiswa akan belajar bagaimana mencampur, meracik, membuat formulasi, mengidentifikasi, mengkombinasi, menganalisis dan menciptakan obat yang memenuhi standar dan uji kelayakan serta kualitas. Selain itu, mahasiswa farmasi nantinya dituntut untuk mengetahui bagaimana penggunaan obat – obatan yang telah diracik secara aman sehingga dapat layak dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan pasien nantinya.

Pada dasarnya, jurusan Farmasi ini merupakan ilmu interdisipliner dimana jurusan ini berhubungan dengan ilmu lainnya, seperti biologi, kimia hingga ilmu manajemen. Selama perkuliahan, mahasiswa akan mempelajari berbagai hal tentang obat – obatan, bermula dari riset untuk membuat obat – obatan atau meracik obat baru, mempelajari hubungan obat – obatan tersebut dengan tubuh serta nutrisinya hingga obat tersebut dipasarkan kepada masyarakat. Seperti hal nya jurusan – jurusan lainnya, farmasi juga memiliki beberapa spesialisasi yang dapat dipilih sesuai dengan minat serta rencana karir di masa depan. Namun demikian, tidak semua perguruan tinggi menawarkan jurusan ini dan memiliki spesialisasi tersebut. Berikut merupakan beberapa spesialisasi jurusan farmasi yang bisa menjadi pilihan kamu sesuai dengan minat :

  1. Farmakologi

Bidang Farmakologi memperlajari tentang bagaimana obat obatan mempengaruhi dan berinteraksi dengan tubuh manusia. Bidang ini meliputi topik terkait dengan efek terapi dan racun dari berbagai obat dan bahan beracun, bagaimana obat – obatan berinteraksi dengan berbagai nutrisi makanan dan sebagainya.

  1. Clinical Practice

Spesialisasi ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa untuk memberikan layanan kesehatan secara langsung kepada pasien, termasuk di dalamnya mendiagnosis, memberi resep, arahan serta komunikasi dan support kepada pasien.

  1. Mikrobiologi dan Imunologi

Mikrobiologi menitik beratkan pada studi terhadap mikroba yang juga penting dalam dunia farmasi karena mikroba – mikroba ini dapat menyebabkan berbagai penyakit. Spesialisasi ini juga berkaitan erat dengan virologi (studi tentang virus), bakteriologi (studi tentang bakteri) dan mycology (studi tentang jamur). Microbiologi juga sering diajarkan bersamaan dengan imunologi yaitu studi tentang sistem imun, termasuk penyakit – penyakit yang muncul karena lemahnnya sistem imun. Kegunaan imunoterapi dan hubungan antara sistem imun dengan tahapan dalam kehidupan seperti kehamilan, dan perkembangan anak di masa krusial.

  1. Teknologi Farmasi

Bidang teknologi farmasi ini biasanya ditawarkan untuk mahasiswa level master yang berfokus pada berbagai teknologi modern yang digunakan di sektor farmasi. Spesialisasi ini termasuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk secara langsung mempelajari berbagai masalah yang dihadapi dalam industri farmasi dalam skala global.

Banyak masyarakat awam masih menganggap bahwa lulusan jurusan farmasi akan menjadi apoteker secara langsung. Padahal, masih ada program profesi yang harus diikuti sebelum mendapat gelar sebagai apoteker. Selain menjadi apoteker, lulusan fresh graduate farmasi juga bisa tetap melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan atau industri untuk posisi yang berhubungan dengan kesehatan seperti di lembaga miliki pemerintah (BPOM, Kemenkes dsb). Tidak hanya itu, lulusan farmasi juga dapat berkarir di industri obat, makanan dan kosmetik dimana lulusan farmasi bisa bekerja sebagai peracik maupun pengembang obat – obatan atau produk kosmetik, manajemen mutu hingga konsultan.

Saat ini sudah ada beberapa universitas maupun politeknik yang menawarkan perkuliahan di bidang farmasi, salah satunya yaitu Politeknik Bhakti Kartini yang berada di Jln. Caringin, RT 001/RW 005, Bojong Rawalumbu, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Polteknik Bhakti Kartini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin belajar dan berkesempatan berkarir di dunia farmasi dengan jenjang D3 Farmasi. Bagi teman – teman yang ingin belajar mengenai ilmu farmasi dapat bergabung dengan kami, ada program 50% khusus untuk kamu!